Jakarta - Pemerintah kembali akan mengkaji penurunan
bea keluar untuk minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) seperti
yang didesak oleh pengusaha. Namun permintaan penusaha itu tak akan 100%
dipenuhi oleh pemerintah.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan
mengatakan pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan lembaga terkait
rencana penurunan bea keluar ini.
"Kita akan bertemu dengan
lembaga tertentu terkait penurunannya berapa," ungkap Gita di Kantornya
di Jalan Ridwan Rais Jakarta, Jumat (11/01/2013).
Menurut data
yang dikeluarkan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) saat
ini tarif pajak ekspor Indonesia masih 7-22,5% jauh lebih tinggi bila
dibandingkan dengan Malaysia yang hanya 4,5% sampai 8%. GAPKI meminta
pemerintah untuk menurunkan tarif bea keluar karena khawatir Indonesia
kehilangan pasar di luar negeri.
Namun Gita mengatakan penetapan
harga sawit harus dilihat dari indeks pergerakan harga sawit di dunia.
"Indeksasi pergerakan harga di dunia. GAPKI, tidak akan kita ikuti 100%
dan kita menjaga polusi kita konsisten dengan penggunaan indeksasi,"
katanya.
Yang paling penting bagi Gita adalah, penetapan tarif
bea keluar yang baru tidak mengganggu dua hal yaitu semangat hilirisasi
dan daya saing. Dikatakan Gita penetapan bea keluar yang baru akan
segera dikeluarkan bulan Januari 2013 ini.
"Saya rasa bulan
Januari akan diturunkan. Ini akan menjaga hilirisasi dan daya saing.
Idealnya bersaing itu 0% tetapi apakah menopang hilirisasi atau minus,"
tandasnya.
Seperti diketahui Bea keluar CPO untuk bulan Januari
2013 ditetapkan sebesar 7,5%, bea keluar ini terendah sepanjang sejarah
kebijakan ini. Sebelumnya bea keluar CPO ditetapkan 9% di bulan Desember
dan November tahun lalu.
(wij/hen)
analisa :
menurut saya, bea ekspor kelapa sawit indonesia harus ditekan sakecil mungkin, karena dengan bea ekspor yang rendah maka harga sawit indonesia di pasar dunia akan memiliki daya saing yang tinggi karena memiliki harga yang rendah pula.
Sabtu, 12 Januari 2013
Mentan: Tembakau Untuk Rokok RI Sebagian Besar Diimpor
http://finance.detik.com/read/2013/01/11/185606/2140102/1036/mentan-tembakau-untuk-rokok-ri-sebagian-besar-diimpor?
Jakarta - Impor tembakau yang dilakukan oleh Indonesia untuk bahan baku rokok masih sangat besar. Hampir 75% bahan baku rokok di Indonesia berasal dari tembakau impor.
Menteri Pertanian Suswono menyebutkan, dari Januari hingga Oktober 2012, ekspor tembakau yang dilakukan Indonesia mencapai 136 juta ton, sedangkan jumlah impornya mencapai 588 juta ton. Tembakau yang diekspor Indonesia biasanya adalah tembakau jenis khusus seperti untuk cerutu yang lebih diminati di luar negeri.
"Industri rokok ini bahannya kebanyakan masih impor," ujar Suswono dalam jumpa pers di Kantor Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/1/2013).
Suswono menyatakan, saat ini produksi tembakau Indonesia rata-rata per tahun sekitar 215 juta ton. Jumlah ini hanya memenuhi sepertiga dari kebutuhan industri rokok.
Untuk itu, lanjutnya, masih sangat besar peluang bagi para petani tembakau untuk mengembangkan pertaniannya. Apalagi, dalam PP Tembakau tidak ada larangan bagi para petani tembakau untuk mengisi pasar tersebut.
"Tidak ada hambatan bagi para petani tembakau, hanya masalah perubahan iklim. Jadi petani tembakau dalam negeri bisa meningkatkan produksinya, nanti kalau sudah ada barangnya maka pemerintah bisa secara perlahan-lahan mengurangi impor tembakau ini," cetus Suswono.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari hingga Juli 2012, total impor tembakau asal China mencapai 45.507,44 ton dengan nilai US$ 191,4 juta. Indonesia juga mengimpor tembakau dari Turki sebanyak 5.009,2 ton senilai US$ 31,74 juta, dari India 6.308,02 ton senilai US$ 23,75 juta, dari Amerika Serikat 2.907,17 ton senilai US$ 21,43 juta, dari Brazil 2.517,02 ton senilai US$ 19,15 juta, dan dari negara lainnya dengan total 20.637,26 ton senilai US$ 94,96 juta.
(nia/dnl)
analisa :
Tembakau yang digunakan untuk mebuat rokok harus di impor dari luar negeri. tak ada makna positif yang terdapat pada kalimat diatas. rokok yang sudah jelas merusak kesehatan baik fisik maupun finansial di indonesia harus di impor dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan di produksi sendiri oleh negeri ini. MIRISS...!
Jakarta - Impor tembakau yang dilakukan oleh Indonesia untuk bahan baku rokok masih sangat besar. Hampir 75% bahan baku rokok di Indonesia berasal dari tembakau impor.
Menteri Pertanian Suswono menyebutkan, dari Januari hingga Oktober 2012, ekspor tembakau yang dilakukan Indonesia mencapai 136 juta ton, sedangkan jumlah impornya mencapai 588 juta ton. Tembakau yang diekspor Indonesia biasanya adalah tembakau jenis khusus seperti untuk cerutu yang lebih diminati di luar negeri.
"Industri rokok ini bahannya kebanyakan masih impor," ujar Suswono dalam jumpa pers di Kantor Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/1/2013).
Suswono menyatakan, saat ini produksi tembakau Indonesia rata-rata per tahun sekitar 215 juta ton. Jumlah ini hanya memenuhi sepertiga dari kebutuhan industri rokok.
Untuk itu, lanjutnya, masih sangat besar peluang bagi para petani tembakau untuk mengembangkan pertaniannya. Apalagi, dalam PP Tembakau tidak ada larangan bagi para petani tembakau untuk mengisi pasar tersebut.
"Tidak ada hambatan bagi para petani tembakau, hanya masalah perubahan iklim. Jadi petani tembakau dalam negeri bisa meningkatkan produksinya, nanti kalau sudah ada barangnya maka pemerintah bisa secara perlahan-lahan mengurangi impor tembakau ini," cetus Suswono.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari hingga Juli 2012, total impor tembakau asal China mencapai 45.507,44 ton dengan nilai US$ 191,4 juta. Indonesia juga mengimpor tembakau dari Turki sebanyak 5.009,2 ton senilai US$ 31,74 juta, dari India 6.308,02 ton senilai US$ 23,75 juta, dari Amerika Serikat 2.907,17 ton senilai US$ 21,43 juta, dari Brazil 2.517,02 ton senilai US$ 19,15 juta, dan dari negara lainnya dengan total 20.637,26 ton senilai US$ 94,96 juta.
(nia/dnl)
analisa :
Tembakau yang digunakan untuk mebuat rokok harus di impor dari luar negeri. tak ada makna positif yang terdapat pada kalimat diatas. rokok yang sudah jelas merusak kesehatan baik fisik maupun finansial di indonesia harus di impor dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan di produksi sendiri oleh negeri ini. MIRISS...!
Niat Swasembada Gula, Pemerintah Janji Buka 300 Ribu Ha Lahan Baru
Jakarta - Pemerintah terus menggenjot program
swasembada pangan agar tercapai di 2014 nanti, salah satunya adalah
gula. Untuk mencapai swasembada gula, pemerintah akan membuka lahan baru
300 ribu hektar.
"Dalam rangka program swasembada gula yang sudah terhambat lebih dari 2 tahun, akan dibuka 300 ribu hektar di 18 lokasi di luar Pulau Jawa," ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Jumat (11/1/2013).
Hidayat mengatakan, Kementerian Perindustrian akan bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional, dan Kementerian Pertanian. "Karena gula sebetulnya bagian Kementerian Pertanian, karena revitalisasi jadi ada Kementerian Perindustrian," lanjutnya.
Lahan industri ini akan dibuka di 18 lokasi di luar Pulau Jawa. Hidayat mengatakan, masing-masing lokasi diperkirakan akan mendapat 20 ribu hektar.
Secara terpisah, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan, hal ini akan menjadi upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula di 2014. Walau dirasa cukup sulit, Rusman mengatakan ini akan menjadi fondasi bagi kabinet baru nantinya.
"Harapannya ini bisa selesai pada 2014. Walaupun tidak kami sudah memberikan fondasi yang kuat, kenapa strategis, karena kalau kita bisa merevitalisasi bahkan mebuat pabrik gula baru, itu kita akan mencapai swsembada walaupun bukan 2014, tapi sudah lebih feasible," kata Rusman.
(zul/dnl)
analisa :
jika di pulau jawa terjadi pembukaan lahan, dan di kalimantan terjadi ilegaloging, dimana paru-paru indonesia? apakah pembukaan lahan harus dilakukan? karena menurut saya pembukaan lahan merupakan cara peng"legal"an dari ilegal loging, dan hanya merupakan jalan pintas untuk memperoleh lahan baru yang lebih produktif. jika begitu apakah bisa kita disamakan dengan manusia purba yang hidup nomaden, dimana apabila lahan yang ada tidak lagi produktif, mereka mencari lahan yang lebih produktif?
"Dalam rangka program swasembada gula yang sudah terhambat lebih dari 2 tahun, akan dibuka 300 ribu hektar di 18 lokasi di luar Pulau Jawa," ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Jumat (11/1/2013).
Hidayat mengatakan, Kementerian Perindustrian akan bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional, dan Kementerian Pertanian. "Karena gula sebetulnya bagian Kementerian Pertanian, karena revitalisasi jadi ada Kementerian Perindustrian," lanjutnya.
Lahan industri ini akan dibuka di 18 lokasi di luar Pulau Jawa. Hidayat mengatakan, masing-masing lokasi diperkirakan akan mendapat 20 ribu hektar.
Secara terpisah, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan, hal ini akan menjadi upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula di 2014. Walau dirasa cukup sulit, Rusman mengatakan ini akan menjadi fondasi bagi kabinet baru nantinya.
"Harapannya ini bisa selesai pada 2014. Walaupun tidak kami sudah memberikan fondasi yang kuat, kenapa strategis, karena kalau kita bisa merevitalisasi bahkan mebuat pabrik gula baru, itu kita akan mencapai swsembada walaupun bukan 2014, tapi sudah lebih feasible," kata Rusman.
(zul/dnl)
analisa :
jika di pulau jawa terjadi pembukaan lahan, dan di kalimantan terjadi ilegaloging, dimana paru-paru indonesia? apakah pembukaan lahan harus dilakukan? karena menurut saya pembukaan lahan merupakan cara peng"legal"an dari ilegal loging, dan hanya merupakan jalan pintas untuk memperoleh lahan baru yang lebih produktif. jika begitu apakah bisa kita disamakan dengan manusia purba yang hidup nomaden, dimana apabila lahan yang ada tidak lagi produktif, mereka mencari lahan yang lebih produktif?
Jokowi Ingin Akses Jalan ke Pelabuhan New Tanjung Priok Tak Macet
http://news.detik.com/read/2013/01/12/155258/2140440/10/jokowi-ingin-akses-jalan-ke-pelabuhan-new-tanjung-priok-tak-macet?9922032
Jakarta - Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru atau New Tanjung Priok, Jakarta Utara akan segera dibangun. Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) meminta Wamenhub Bambang Susantono agar jalan arah ke pelabuhan tersebut tidak macet.
"Saya juga tanya ke Pak Wamen seperti apa dan semua sudah direncanakan mengenai jalan dari mana menuju ke titik itu agar tidak macet. Semuanya saya pikir itu sudah direncanakan dengan baik," ujar Jokowi di Pengaman Laut dan Pantai (PLP) Ancol Timur, Jakarta Utara, Sabtu (12/1/2013).
Menurut Jokowi, perlu diperhitungkan juga beban ke pelabuhan tersebut. Termasuk beban biaya transportasi.
"Sebentar lagi kita akan groundbreaking yang pelabuhan Kalibaru yang nanti bebannya juga perlu dihitung. Terutama transport untuk menuju ke pelabuhan itu," kata Jokowi yang kompak mengenakan kemeja putih bersama istrinya, Iriana itu.
Jokowi juga menyebutkan, akan ada tol dan rel kereta yang langsung mengakses ke pelabuhan tersebut. "Ya tadi di jalan ada dua. Tol menuju langsung, kemudian rel juga menuju langsung ke sana. Jadi saya melihat itu terbuka,"
ucapnya.
Proyek Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru ditargetkan harus sudah mulai beroperasi untuk satu terminal kontainer pada 2014 mendatang. Pemerintah telah menunjuk PT Pelindo II untuk menggarap proyek yang nilai investasinya Rp 11,75 triliun tersebut. Direktur Utama Pelindo II RJ Lino menyebut, Pelabuhan Kalibaru akan bernama New Tanjung Priok.
(nik/gah)
ANALISA:
Terdapat # hal yang penting bahkan sangat penting dalam ekonomi, yaitu Produksi, Distribusi, dan Konsumsi. apabila salah satu dari 3 kegiatan pokok yang ada di dalam perekonomian terhambat, maka seluruh perekonomian akan lumpuh. kegiatan pokok yang ada dalam wacana diatas adalah kegiatan distribusi, kegiatan distribusi merupakan kegiatan yang menghubungkan antara produksi dan konsumsi, kegiatan ini menjadi akses terhubungnya dua kegiatan tersebut. menurut saya langkah yang di buat oleh bapak gubernur DKI Jakarta sangat tepan, guna memperlancarnya arus distribusi di jakarta.
Jakarta - Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru atau New Tanjung Priok, Jakarta Utara akan segera dibangun. Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) meminta Wamenhub Bambang Susantono agar jalan arah ke pelabuhan tersebut tidak macet.
"Saya juga tanya ke Pak Wamen seperti apa dan semua sudah direncanakan mengenai jalan dari mana menuju ke titik itu agar tidak macet. Semuanya saya pikir itu sudah direncanakan dengan baik," ujar Jokowi di Pengaman Laut dan Pantai (PLP) Ancol Timur, Jakarta Utara, Sabtu (12/1/2013).
Menurut Jokowi, perlu diperhitungkan juga beban ke pelabuhan tersebut. Termasuk beban biaya transportasi.
"Sebentar lagi kita akan groundbreaking yang pelabuhan Kalibaru yang nanti bebannya juga perlu dihitung. Terutama transport untuk menuju ke pelabuhan itu," kata Jokowi yang kompak mengenakan kemeja putih bersama istrinya, Iriana itu.
Jokowi juga menyebutkan, akan ada tol dan rel kereta yang langsung mengakses ke pelabuhan tersebut. "Ya tadi di jalan ada dua. Tol menuju langsung, kemudian rel juga menuju langsung ke sana. Jadi saya melihat itu terbuka,"
ucapnya.
Proyek Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru ditargetkan harus sudah mulai beroperasi untuk satu terminal kontainer pada 2014 mendatang. Pemerintah telah menunjuk PT Pelindo II untuk menggarap proyek yang nilai investasinya Rp 11,75 triliun tersebut. Direktur Utama Pelindo II RJ Lino menyebut, Pelabuhan Kalibaru akan bernama New Tanjung Priok.
(nik/gah)
ANALISA:
Terdapat # hal yang penting bahkan sangat penting dalam ekonomi, yaitu Produksi, Distribusi, dan Konsumsi. apabila salah satu dari 3 kegiatan pokok yang ada di dalam perekonomian terhambat, maka seluruh perekonomian akan lumpuh. kegiatan pokok yang ada dalam wacana diatas adalah kegiatan distribusi, kegiatan distribusi merupakan kegiatan yang menghubungkan antara produksi dan konsumsi, kegiatan ini menjadi akses terhubungnya dua kegiatan tersebut. menurut saya langkah yang di buat oleh bapak gubernur DKI Jakarta sangat tepan, guna memperlancarnya arus distribusi di jakarta.
PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF
Berdasarkan letak dari pada kalimat utamanya ,paragraf terdiri dari :
- Paragraf deduktif yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal kalimat.
- Paragraf induktif yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir kalimat.
- Paragraf campuran yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal dan di akhir paragraf.
- Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama yaitu paragraf yang gagasan utamanya tersebar secara seimbang dan merata pada setiap kalimat. Contohnya pada karangan berbentuk naratif dan deskriptif.
Berdasarkan tujuannya,jenis paragraf dapat dibedakan menjadi :
- Paragraf pembuka yaitu paragraf yang berperan sebagai pengantar masalah yang akan disampaikan dalam isi karangan.
- Paragraf penghubung yaitu paragraf yang berisi seluruh persoalan dalam suatu karangan.
- Paragraf penutup yaitu paragraf yang berisi kesimpulan atas uraian yang dikemukaan untuk mengakhiri suatu karangan.
Demam berdarah dengue masih menjadi ancaman di seluruh belahan dunia. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah korban tiap tahun. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh curah hujan yang sangat tinggi terutama di daerah Asia Timur dan Asia Selatan. Jumlah penderitanya setiap tahun selalu mengalami peningkatan dan 95% penderitanya adalah anak-anak di bawah 15 tahun.
penjelasan:
kalimat diatas merupakan kalimat deduktif, karena kalimat utama terdapat diawal paragraf yaitu pada kalimat; Demam berdarah dengue masih menjadi ancaman di seluruh belahan dunia. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah korban tiap tahun. sedangkan kalimat setelahnya merupakan kalimat penjelas yang menjelaskan lebih lanjut dari kalimat utama.
contoh paragraf induktif:
Panas atau demam yang tinggi selama beberapa hari dapat dicurigai sebagai demam berdarah. Seseorang yang menderita demam berdarah juga mengalami pendarahan dari lubang hidung atau mimisan. Selain itu, muncul bintik-bintik merah pada tubuh. Semua gejala tersebut hendaknya diperhatikan sehingga jika terjadi gejala-gejala tersebut, penderita bisa ditolong dan ditangani dokter
penjelasan :
kalimat diatas merupakan kalimat induktif, karena kalimat utama terdapat d akhir paragraf. dari 4 kalimat yang terdapat pada paragraf diatas, tiga kalimat awal merupakan kalimat penjelas dari kalimat ke-4.
Sumber :
- http://blogtugassekolah.blogspot.com/2012/01/jenis-jenis-paragraf.html
- http://infobelajarmantap.blogspot.com/2011/10/jenis-jenis-paragraf.html
Selasa, 30 Oktober 2012
700 Buruh Cussons Tuntut Naik Gaji
Penulis : Pingkan E Dundu | Senin, 29 Maret 2010 | 19:13 WIB
Tuntutan kami cuma satu. Naikkan gaji sebesar 14,78 persen.
-- Dendi Yuliawan,
Ia mencontohkan, karyawan yang sudah bekerja selama 11 tahun hanya diberi gaji pokok sebesar Rp 869.000 per bulan. Sehingga jika ditotal dengan tunjangan, lembur dan sebagainya, jumlah gaji yang diterima setiap bulan sebesar Rp 3,86 juta.
Menurut seorang manajemen, yang tidak mau disebutkan jati dirinya, gaji karyawan PT Cussons sudah cukup besar untuk ukuran buruh. "Coba saja dilihat take home pay mereka tidak ada yang dibawah satu juta rupiah. Minimal mereka sudah bisa bawa pulang uang sekitar Rp 2 juta per bulan," kata manajemen itu.
"Jadi kalau naik gaji sebesar lima persen, rasanya cukup pas. Apalagi pertumbuhan bisnis perusahaan juga tidak terlalu tinggi tahun ini," katanya.
Sementara itu, para buruh tetap bersikeras dengan tuntutannya. Mereka mengancam, jika tidak dipenuhi maka aksi mogok akan berlanjut hingga Kamis (1/4/2010) mendatang. "Izin aksi demo ini memang hingga Kamis mendatang," kata Dendy.
Menurut Dendy, berdasarkan pasal 91 jo pasal 94 UU Ketenagakerjaan No 13/2003, upah pokok sedikit-dikitnya adalah 75 persen dari jumlah upah pokok plus tunjangan tetap. "Perusahaan harus memenuhi ketentuan itu. Jika tidak berarti melanggar UU Ketenagakerjaan," tambah Dendy.
Dalam aksi tersebut, wartawan dilarang masuk ke dalam area pabrik. Wartawan hanya diperkenankan mengambil foto dari balik pintu besi perusahaan. Dalam aksi itu buruh melakukannya secara damai. Aksi teaterikal sempat dipertontonkan, yakni buruh mendorong tong berwarna hitam, menggambarkan roda kehidupan yang berat. PT PZ Cussons Indonesia, adalah perusahaan asing, yang memproduksi berbagai macam peralatan mandi bagi orang dewasa dan bayi.
Pergudangan bandara
Sementara itu, sekitar seratusan warga Selapajang Jaya dan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Senin siang melakukan aksi demonstrasi. Mereka meminta dipekerjakan di komplek pergudangan Bandara Mas, Bandara Soekarno-Hatta. Warga sekitar ini menilai komplek pergudangan tersebut lebih memilih mempekerjakan orang luar.
Sebagai bentuk protes, warga mendatangi kantor pemasaran gudang dan berniat mendudukinya. Hampir terjadi aksi anarkis karena pihak pengelola mulanya tidak bersedia menerima perwakilan warga. Saat perundingan dilakukan pun tak tercapai kata sepakat.
Menurut Haji Mulyadi, koordinator aksi, dalam beberapa tahun terakhir pengelola Pergudangan Bandara Mas mulai mengurangi keterlibatan warga lokal terutama yang menjadi tenaga keamanan. "Mereka lebih suka menggunakan perusahaan keamanan dari luar," kata Mulyadi. Sementara warga sekitar hanya menjadi penonton saja.
Dalam aksinya warga sempat memblokir jalan masuk komplek pergudangan dan membakar ban bekas. Hampir terjadi bentrokan antara warga dengan tenaga keamanan pergudangan. Apalagi tenaga keamanan mendapat dukungan dari petugas kepolisian yang semakin membuat warga emosi.
Karena ada kesepakatan dalam perundingan kemarin, warga mengancam akan kembali dengan masa yang lebih besar. Sementara itu, pihak pengelola belum ada yang mau memberikan keterangan terkait aksi protes warga ini.
komentar :
menurut saya kesejahteraan pekerja indonesia harus diutamakan, dan rendahnya gaji buruh di indonesia tidak lepas adri masalah kependudukan yang ada di indonesia, populasi penduduk meningkat secara cepat di indonesia membuat "nilai" tenaga kerja menurun, kondisi ini diperparah dengan tidak di imbanginya pertumbuhan penduduk dengan kualitas penduduk yang ada di indonesia.
"faktor tenaga kerja adalah hal yang paling penting dalam pencapaian kemakmuran suatu Negara. Ia juga melihat bahwa dengan bertambahnya penduduk maka tingkat penghasilan atau upah yang diperoleh mereka akan turun sampai pada tingkat dimana upah itu tidak cukup lagi menyokong pemenuhan kebutuhan mereka."
(David Ricardo 1772-1823)
sumber:http://nasional.kompas.com/read/2010/03/29/19133855/700.Buruh.Cussons.Tuntut.Naik.Gaji
Jumat, 19 Oktober 2012
TILISAN ILMIAH POPULER DAN CONTOHNYA
Kalo kamu udah bisa membedakan dan membuat tulisan ilmiah dan
populer, maka sekarang kamu belajar membuat tulisan ilmiah populer. Ini
memang gabungan dua jenis tulisan yang bisa menjadi jembatan untuk
memahamkan istilah-istilah ilmiah dengan gaya bahasa yang populer. Jadi,
jika tulisan ilmiah hanya cocok untuk kalangan akademisi, dan tulisan
populer untuk kalangan manapun, maka tulisan bergaya ilmiah populer
cocok bagi kedua kalangan tersebut.
Itu sebabnya, membuat tulisan ilmiah yang disampaikan dengan gaya bahasa yang populer, memerlukan keterampilan khusus yang bisa kita pelajari. Selain menjadi jembatan bagi mereka yang awam untuk memahami masalah ilmiah, juga tulisan bergaya ilmiah populer membuat pembaca menikmati citarasa tersendiri dari sebuah bacaan. Bayangkan, betapa senangnya bisa mengetahui seluk-beluk senjata nuklir, cara kerja senjata biologi dalam membunuh manusia dengan bahasa yang mudah dicerna. Menyenangkan sekali bukan?
Sobat muda, untuk melihat contoh tulisan seperti ini, silakan baca majalah ilmiah populer atau rubrik iptek di koran dan majalah umum. Sebab, di dalamnya banyak dibahas teknologi yang ada sangkut pautnya dengan kehidupan manusia. Dengan kata lain, disampaikan sebuah pembahasan tentang teknologi terapan. Itu akan mudah dipahami oleh hampir semua orang.
Meski demikian, saya akan ngasih tip khusus buat kamu untuk membuat tulisan iptek populer. Urusan data dan kerangka tulisan adalah mutlak diperlukan dalam setiap tulisan apapun, termasuk menulis iptek (ilmiah) populer ini. Nah, supaya berbau populer tema yang kamu bahas juga yang sifatnya dubutuhkan oleh siapa pun enak dibaca, tapi nggak kehilangan sifat ilmiahnya. Contohnya kalo kamu ngebahas tentang ban. Lebih spesifik lagi tentang ban mobil, ban motor, atau ban pesawat terbang. Itu berbeda jenis lho. Bisa dijelaskan masing-masing fungsi, cara penggunaan, model teknologi yang dipakai dan sejenisnya. Atau lebih khas dan rinci lagi, misalnya tentang ban yang gundul. Penyebab dan akibatnya. Menarik bukan?
Oke deh, dari penjelasan itu misalnya kita bisa rinci begini:
Ide umum : tentang mobil
Ide khusus : tentang ban
Topik : ban yang gundul
Tema : faktor-faktor penyebab ban gundul
Bahasan Tema : ban yang gundul bukan karena kualitas ban yang jelek atau ban itu selalu
dipakai di jalanan yang terbuat dari semen
Rincian Tema : ban yang gundul di bagian tengah, ban yang gundul di bagian pinggir,
ban yang gundul di bagian tengah tapi tidak merata (bergelombang)
Ada nggak tentang bahasan lain? Banyak sobat. Misalnya kamu mau nulis tentang saraan komunikasi. Bisa kamu ceritakan mulai dari sejarah pengiriman surat pertama kali, misalnya dikirim langsung (kurir), lalu meningkat memanfaatkan jasa burung merpati, terus telegrap, telegram, sampe akhirnya sarana komunikasi modern seperti telepon, juga ponsel (termasuk fiturnya yang oke semaxcam SMS, EMS, dan MMS), termasuk e-mail tuh. Waduh, kebanyakan dong ceritanya? He..he.. kamu bisa ringkas atuh.
Oke deh, kalo kebanyakan kamu bisa fokuskan kepada pembahasan tentang ponsel, misalnya. Boleh juga tuh. Kamu bisa nyari data-data seputar teknologi ponsel ini sejak yang pertama kali ponsel dibuat sampe sekarang. Lengkap beserta fitur-fitur menarik en bikin gemes. Oke banget kan? Nah, soal data-data dan istilah yang nggak akrab di telinga orang awam, kudu kamu jelaskan artinya. Bahasa juga kudu kamu gunakan yang sesederhana mungkin agar bisa dimengerti pembaca utama kita. Kalo remaja, ya, pake bahasa remaja. Kalo dewasa, gunakan pilihan kata yang nyetel dengan kebanyakan pembaca. Insya Allah oke deh.
Mau nulis tentang teknologi senjata, termasuk senjata pemusnah massal juga boleh. Silakan aja. Nggak ada yang ngelarang kok. Sah dan nggak usah bingung. Untuk membahasnya, kamu kudu bisa meramu fakta, data, dan istilah-istilah ilmiah yang dirangkai dengan kalimat-kalimat populer yang enak dibaca. Misalnya, kamu pengen nulis tentang senjata biologis seperti biobom. Nah, seperti halnya ketika menulis tentang ban, kamu bisa urutkan dulu dalam sebuah kerangka karangan, apa yang akan kamu bahas tentang biobom itu. Boleh deh saya kasih bocoran.
Ide umum : tentang senjata pemusnah massal
Ide khusus : tentang senjata biologis
Topik : biobom
Tema : cara kerja biobom. Kedahsyatan dan akibatnya untuk manusia
Bahasan tema : penemuan penting dalam sejarah persenjataan. Kebijakan-kebijakan
politis yang menyertainya dalam proses pengembangan senjata tersebut.
Rincian tema : perang dan teror menjadi bagian tak terpisahkan dari penggunaan senjata
biologis ini. Di sini, kita bisa mengeksplorasi data dan fakta dengan
sebanyak-banyaknya.
Lalu tulis deh dengan gaya bahasa yang enak dibaca. Sebagai contoh untuk tulisan ini, bolehlah dibaca sebuah artikel berjudul: Biobom; The Poor Man’s Atom Bomb. Artikel itu bisa kamu dapatkan di islamic digest, Insani edisi November 2002.
Jangan lupa, judulnya kudu menarik euy. Sebab, seperti yang udah secara khusus saya tulis, judul ibarat sebuah ‘wajah’ tulisan. Kalo menarik dan memikat, membuat orang penasaran untuk membacanya. Judul yang memble, meski tulisan isinya oke punya, biasanya gagal memancing rasa penasaran pembaca untuk melihat isi tulisan kita. Jadi, hati-hati dengan judul ya. Tapi yang pasti, patokannya jangan ngikutin judul dalam karya ilmiah. Walaupun ada embel-embel ilmiahnya, tulisan iptek populer tetap harus mengacu kepada ‘kaidah’ penulisan untuk konsumsi semua kalangan. Simpel, enak, dan tentunya menarik untuk dibaca.
Sobat muda, ini sekadar mengingatkan aja, bahwa untuk mendapatkan tuilisan iptek populer yang oke punya, harus getol mengumpulkan data. Bagusnya, memang nggak mesti hanya bidang yang kamu kuasai banget, boleh juga bidang iptek lainnya. Tentunya supaya nambah dong wawasan kita tenang iptek ini. Untuk mengumpulkan data or bahan, sekarang asyik juga lho. manfaatkan saja internet. Wow, itu udah bikin kita kaya dengan data. Jenis pembahasan apapun, insya Allah bisa kita dapatkan dengan jumlah yang lumayan banyak.
Meski demikian, kalo kamu kebetulan nemuin data menarik di koran, tabloid, dan majalah, sikat juga dong. Caranya, gunting artikel yang berkaitan dengan itu, tulis tanggal dan nama medianya. Tempelkan di kertas folio. Simpan di rak buku. Memang kegiatan ini agak kurang menyenangkan. Tapi, bisa dicoba deh, utamanya bagi kamu yang belum memiliki sarana dokumentasi untuk menyimpan file digital. Saya juga sering melakukan itu waktu belum punya komputer. Saya koleksi hampir semua jenis tulisan tentang iptek populer. Selain menarik untuk dibaca, saya simpan sebagai bahan bakar untuk menulis dalam kesempatan lain. Sebuah data, bagi penulis adalah salah satu energi yang akan menggerakkan kekuatan dan semangat untuk menulis. Tanpa data, penulis bukanlah apa-apa. Iya dong, apa yang mau ditulis kalo nggak punya data sedikit pun.
Oke deh, sekarang langsung saja kamu siapkan tenaga dan pikiran untuk segera menulis. Bahan-bahan udah siap, sekarang, Go! Menulis Go!
Itu sebabnya, membuat tulisan ilmiah yang disampaikan dengan gaya bahasa yang populer, memerlukan keterampilan khusus yang bisa kita pelajari. Selain menjadi jembatan bagi mereka yang awam untuk memahami masalah ilmiah, juga tulisan bergaya ilmiah populer membuat pembaca menikmati citarasa tersendiri dari sebuah bacaan. Bayangkan, betapa senangnya bisa mengetahui seluk-beluk senjata nuklir, cara kerja senjata biologi dalam membunuh manusia dengan bahasa yang mudah dicerna. Menyenangkan sekali bukan?
Sobat muda, untuk melihat contoh tulisan seperti ini, silakan baca majalah ilmiah populer atau rubrik iptek di koran dan majalah umum. Sebab, di dalamnya banyak dibahas teknologi yang ada sangkut pautnya dengan kehidupan manusia. Dengan kata lain, disampaikan sebuah pembahasan tentang teknologi terapan. Itu akan mudah dipahami oleh hampir semua orang.
Meski demikian, saya akan ngasih tip khusus buat kamu untuk membuat tulisan iptek populer. Urusan data dan kerangka tulisan adalah mutlak diperlukan dalam setiap tulisan apapun, termasuk menulis iptek (ilmiah) populer ini. Nah, supaya berbau populer tema yang kamu bahas juga yang sifatnya dubutuhkan oleh siapa pun enak dibaca, tapi nggak kehilangan sifat ilmiahnya. Contohnya kalo kamu ngebahas tentang ban. Lebih spesifik lagi tentang ban mobil, ban motor, atau ban pesawat terbang. Itu berbeda jenis lho. Bisa dijelaskan masing-masing fungsi, cara penggunaan, model teknologi yang dipakai dan sejenisnya. Atau lebih khas dan rinci lagi, misalnya tentang ban yang gundul. Penyebab dan akibatnya. Menarik bukan?
Oke deh, dari penjelasan itu misalnya kita bisa rinci begini:
Ide umum : tentang mobil
Ide khusus : tentang ban
Topik : ban yang gundul
Tema : faktor-faktor penyebab ban gundul
Bahasan Tema : ban yang gundul bukan karena kualitas ban yang jelek atau ban itu selalu
dipakai di jalanan yang terbuat dari semen
Rincian Tema : ban yang gundul di bagian tengah, ban yang gundul di bagian pinggir,
ban yang gundul di bagian tengah tapi tidak merata (bergelombang)
Ada nggak tentang bahasan lain? Banyak sobat. Misalnya kamu mau nulis tentang saraan komunikasi. Bisa kamu ceritakan mulai dari sejarah pengiriman surat pertama kali, misalnya dikirim langsung (kurir), lalu meningkat memanfaatkan jasa burung merpati, terus telegrap, telegram, sampe akhirnya sarana komunikasi modern seperti telepon, juga ponsel (termasuk fiturnya yang oke semaxcam SMS, EMS, dan MMS), termasuk e-mail tuh. Waduh, kebanyakan dong ceritanya? He..he.. kamu bisa ringkas atuh.
Oke deh, kalo kebanyakan kamu bisa fokuskan kepada pembahasan tentang ponsel, misalnya. Boleh juga tuh. Kamu bisa nyari data-data seputar teknologi ponsel ini sejak yang pertama kali ponsel dibuat sampe sekarang. Lengkap beserta fitur-fitur menarik en bikin gemes. Oke banget kan? Nah, soal data-data dan istilah yang nggak akrab di telinga orang awam, kudu kamu jelaskan artinya. Bahasa juga kudu kamu gunakan yang sesederhana mungkin agar bisa dimengerti pembaca utama kita. Kalo remaja, ya, pake bahasa remaja. Kalo dewasa, gunakan pilihan kata yang nyetel dengan kebanyakan pembaca. Insya Allah oke deh.
Mau nulis tentang teknologi senjata, termasuk senjata pemusnah massal juga boleh. Silakan aja. Nggak ada yang ngelarang kok. Sah dan nggak usah bingung. Untuk membahasnya, kamu kudu bisa meramu fakta, data, dan istilah-istilah ilmiah yang dirangkai dengan kalimat-kalimat populer yang enak dibaca. Misalnya, kamu pengen nulis tentang senjata biologis seperti biobom. Nah, seperti halnya ketika menulis tentang ban, kamu bisa urutkan dulu dalam sebuah kerangka karangan, apa yang akan kamu bahas tentang biobom itu. Boleh deh saya kasih bocoran.
Ide umum : tentang senjata pemusnah massal
Ide khusus : tentang senjata biologis
Topik : biobom
Tema : cara kerja biobom. Kedahsyatan dan akibatnya untuk manusia
Bahasan tema : penemuan penting dalam sejarah persenjataan. Kebijakan-kebijakan
politis yang menyertainya dalam proses pengembangan senjata tersebut.
Rincian tema : perang dan teror menjadi bagian tak terpisahkan dari penggunaan senjata
biologis ini. Di sini, kita bisa mengeksplorasi data dan fakta dengan
sebanyak-banyaknya.
Lalu tulis deh dengan gaya bahasa yang enak dibaca. Sebagai contoh untuk tulisan ini, bolehlah dibaca sebuah artikel berjudul: Biobom; The Poor Man’s Atom Bomb. Artikel itu bisa kamu dapatkan di islamic digest, Insani edisi November 2002.
Jangan lupa, judulnya kudu menarik euy. Sebab, seperti yang udah secara khusus saya tulis, judul ibarat sebuah ‘wajah’ tulisan. Kalo menarik dan memikat, membuat orang penasaran untuk membacanya. Judul yang memble, meski tulisan isinya oke punya, biasanya gagal memancing rasa penasaran pembaca untuk melihat isi tulisan kita. Jadi, hati-hati dengan judul ya. Tapi yang pasti, patokannya jangan ngikutin judul dalam karya ilmiah. Walaupun ada embel-embel ilmiahnya, tulisan iptek populer tetap harus mengacu kepada ‘kaidah’ penulisan untuk konsumsi semua kalangan. Simpel, enak, dan tentunya menarik untuk dibaca.
Sobat muda, ini sekadar mengingatkan aja, bahwa untuk mendapatkan tuilisan iptek populer yang oke punya, harus getol mengumpulkan data. Bagusnya, memang nggak mesti hanya bidang yang kamu kuasai banget, boleh juga bidang iptek lainnya. Tentunya supaya nambah dong wawasan kita tenang iptek ini. Untuk mengumpulkan data or bahan, sekarang asyik juga lho. manfaatkan saja internet. Wow, itu udah bikin kita kaya dengan data. Jenis pembahasan apapun, insya Allah bisa kita dapatkan dengan jumlah yang lumayan banyak.
Meski demikian, kalo kamu kebetulan nemuin data menarik di koran, tabloid, dan majalah, sikat juga dong. Caranya, gunting artikel yang berkaitan dengan itu, tulis tanggal dan nama medianya. Tempelkan di kertas folio. Simpan di rak buku. Memang kegiatan ini agak kurang menyenangkan. Tapi, bisa dicoba deh, utamanya bagi kamu yang belum memiliki sarana dokumentasi untuk menyimpan file digital. Saya juga sering melakukan itu waktu belum punya komputer. Saya koleksi hampir semua jenis tulisan tentang iptek populer. Selain menarik untuk dibaca, saya simpan sebagai bahan bakar untuk menulis dalam kesempatan lain. Sebuah data, bagi penulis adalah salah satu energi yang akan menggerakkan kekuatan dan semangat untuk menulis. Tanpa data, penulis bukanlah apa-apa. Iya dong, apa yang mau ditulis kalo nggak punya data sedikit pun.
Oke deh, sekarang langsung saja kamu siapkan tenaga dan pikiran untuk segera menulis. Bahan-bahan udah siap, sekarang, Go! Menulis Go!
CONTOH KARYA TULIS ILMIAH POPULER TENTANG SUMBER ENERGI RAMAH LINGKUNGAN
PENDAHULUAN
Dengan
semakin majunya peradaban manusia akan menuntut semakin banyak
aktifitas manusia yang akan dilakukan di muka bumi demi tujuan pemenuhan
kebutuhan hidup. Hampir semua aktifitas tersebut menyebabkan penambahan
emisi gas rumah kaca. Akibat penggunaan bahan bakar fosil dalam jangka
panjang ternyata telah memberikan akibat negatif terhadap kehidupan di
dunia. Hasil penelitian dari sekelompok peneliti di bawah naungan Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), panel antar pemerintah tentang perubahan iklim,
menyebutkan penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batu bara
dan gas alam telah menyumbangkan cukup besar pencemaran gas efek rumah
kaca yaitu karbondioksida ke atmosfer bumi yang mempunyai pengaruh besar
dalam proses pemanasan global. Salah
satu usaha yang dapat dilakukan untuk menghambat pemanasan global yang
telah diikrarkan dalam “Protokol Kyoto” tahun 1997 adalah mengurangi
emisi gas efek rumah kaca.
(Gagasan Utama). Bioenergi
menjadi salah satu hal yang dapat dikembangkan sebagai sumber energi
pengganti yang ramah lingkungan dengan tujuan mengurangi ketergantungan
pada bahan bakar minyak yang mahal dan terbatas. (Kalimat Penjelas) Bioenergi
selain dapat dihasilkan dari tanaman yang memang sengaja dibudidayakan
untuk produksi bioenergi juga dapat diusahakan dari pengolahan limbah
yang dihasilkan dari aktifitas kehidupan manusia. Sehingga, diharapkan
selain dapat mengurangi emisi gas efek rumah kaca juga mengurangi
masalah lingkungan dan meningkatkan nilai dari limbah itu sendiri. Salah
satu limbah yang dihasilkan dari aktifitas kehidupan manusia adalah
limbah dari usaha peternakan sapi yang terdiri dari feses, urin, gas dan
sisa makanan ternak. Limbah peternakan
khususnya ternak sapi merupakan bahan buangan dari usaha peternakan sapi
yang selama ini juga menjadi salah satu sumber masalah dalam kehidupan
manusia sebagai penyebab menurunnya mutu lingkungan melalui pencemaran
lingkungan, menggangu kesehatan manusia dan juga sebagai salah satu
penyumbang emisi gas efek rumah kaca. Pada
umumnya limbah peternakan hanya digunakan untuk pembuatan pupuk
organik. Untuk itu sudah selayaknya perlu adanya usaha pengolahan limbah
peternakan menjadi suatu produk yang bisa dimanfaatkan manusia dan
bersifat ramah lingkungan. Pengolahan
limbah peternakan melalui proses fermentasi perlu digalakkan karena
dapat menghasilkan biogas yang menjadi salah satu jenis bioenergi.
Pengolahan limbah peternakan menjadi biogas ini diharapkan dapat
mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak yang mahal dan
terbatas, mengurangi pencemaran lingkungan dan menjadikan peluang usaha
bagi peternak karena produknya terutama pupuk kandang banyak dibutuhkan
masyarakat.
Sumber
daya energi mempunyai peran penting dalam semua aspek pembangunan
ekonomi nasional. Energi diperlukan untuk pertumbuhan kegiatan industri,
jasa, perhubungan dan rumah tangga. Dalam jangka panjang, peran energi
akan lebih berkembang untuk mendukung pertumbuhan sektor industri dan
kegiatan lain yang terkait. Meskipun Indonesia adalah salah satu negara
penghasil batu bara, minyak bumi dan gas, namun dengan berkurangnya
cadangan minyak dan penghapusan subsidi menyebabkan harga minyak naik
dan kualitas lingkungan yang menurun akibat penggunaan bahan bakar fosil
yang berlebihan. Pemanasan
global memberikan dampak sangat buruk pada keseimbangan kehidupan
manusia antara lain menyebabkan iklim tidak stabil, peningkatan suhu
permukaan laut, suhu keseluruhan dunia akan cenderung meningkat,
gangguan tersebut berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Kondisi
ini sangat memprihatinkan, ketergantungan terhadap sumber energi tidak
dapat dihindarkan, dengan semakin majunya peradaban manusia maka
kebutuhan akan sumber energi dalam setiap sektor kehidupan sangatlah
besar. Ketergantungan
masyarakat Indonesia terhadap bahan bakar minyak sangatlah besar.
Semakin melambungnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM),
akibat tingginya harga BBM di pasar dunia sangat memberatkan masyarakat
terutama bagi masyarakat yang berada di daerah pedalaman yang merupakan
kantong-kantong masyarakat miskin karena harga BBM di lokasi ini bisa
naik 2 – 8 kali lipat lebih tinggi dari harga di perkotaan. Belum lagi
masalah BBM selesai, masalah listrik mencuat pula. Pemadaman listrik
bergiliran menjadi konsumsi masyarakat di beberapa daerah. Perusahaan
Listrik Negara (PLN) dihadapkan kepada masalah kesulitan membeli batu
bara sebagai bahan bakar penggerak pembangkit listrik yang dimiliki oleh
PLN.
Kelangkaan
batu bara untuk usaha listrik ini terjadi karena produksi batu bara
Indonesia yang melimbah sebagian besar justru diekspor ke luar negeri. Sudah
saatnya Indonesia mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak
dengan mengembangkan sumber energi pengganti yang ramah lingkungan dan
terbaru. Salah satu jenis bahan bakar pengganti yang dimaksud adalah
bioenergi. Bioenergi selain bisa diperbaharui bersifat ramah lingkungan,
dapat terurai, mampu mengurangi efek rumah kaca dan terus-menerus, dan
bahan baku cukup terjamin. Bahan baku bioenergi dapat diperoleh dengan
cara sederhana yaitu melalui budidaya tanaman penghasil biofuel dan
memanfaatkan limbah yang ada di sekitar kehidupan manusia.
(Kalimat Pengembang) Indonesia
memiliki banyak sumber daya alam hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai
bahan baku bionergi. Pengembangan bioenergi sebagai sumber energi
pengganti sangat cocok digunakan karena didukung dengan oleh
ketersediaan lahan yang mencukupi untuk membudidayakan tanaman dan
ternak penghasil biofuel. Indonesia memiliki sumber daya lahan yang
sangat luas untuk pengembangan berbagai komoditas pertanian. Kondisi ini
memungkinkan untuk pengusahaan berbagai jenis tanaman, termasuk
komoditas penghasil bioenergi. Dan beberapa bahan baku bioenergi adalah
kelapa sawit, sagu, kelapa, ubi kayu, jarak pagar, tebu, jagung dan
limbah peternakan. Gas
metan ini sudah lama digunakan oleh warga Mesir, China, dan Roma kuno
untuk dibakar dan digunakan sebagai penghasil panas. Sedangkan proses
fermentasi lebih lanjut untuk menghasilkan gas metan ini pertama kali
ditemukan oleh Alessandro Volta (1776). Hasil identifikasi gas yang
dapat terbakar ini dilakukan oleh Willam Henry pada tahun 1806 dan
Becham (1868) murid Louis Pasteur dan Tappeiner (1882) adalah orang
pertama yang memperlihatkan asal mikrobiologis dari pembentukan gas metan.
Gas ini berasal dari berbagai macam limbah organik seperti sampah
biomassa, kotoran manusia, kotoran hewan dapat dimanfaatkan menjadi
energi melalui proses fermentasi. Biogas yang terbentuk dapat dijadikan
bahan bakar karena mengandung gas metan dalam persentase yang cukup
tinggi. Biogas
sebagai salah satu sumber energi yang dapat diperbaharui dapat menjawab
kebutuhan akan energi sekaligus menyediakan kebutuhan hara tanah dari
pupuk cair dan padat yang merupakan hasil sampingannya serta mengurangi
efek rumah kaca. Pemanfaatan biogas
sebagai sumber energi pengganti dapat mengurangi penggunaan kayu bakar.
Dengan demikian dapat mengurangi usaha penebangan hutan, sehingga
kehidupan hutan terjaga. Biogas menghasilkan api biru yang bersih dan
tidak menghasilkan asap. Energi
biogas sangat potensial untuk dikembangkan kerena produksi biogas
peternakan ditunjang oleh kondisi yang memungkinkan dari perkembangkan
dunia peternakan sapi di Indonesia saat ini. Disamping itu, kenaikan
tarif listrik, kenaikan harga LPG, premium, minyak tanah, minyak solar,
minyak diesel dan minyak bakar telah mendorong pengembangan sumber
energi elternatif yang murah, berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Peningkatan
kebutuhan susu dan pencanangan swasembada daging tahun 2010 di
Indonesia telah merubah pola pengembangan agribisnis peternakan dari
skala kecil menjadi skala menengah/besar. Di beberapa daerah telah
berkembang koperasi susu, peternakan sapi pedaging melalui kerjasama
dengan perkebunaan kelapa sawit dan sebagainya. Kondisi ini mendukung
ketersediaan bahan baku biogas secara terus-menerus dalam jumlah yang
cukup untuk memproduksi biogas. Ada
beberapa keuntungan penggunaan kotoran ternak sebagai penghasil biogas
yaitu, mengurangi pencemaran lingkungan terhadap air dan tanah,
pencemaran udara (bau), memanfaatkan limbah ternak tersebut sebagai
bahan bakar biogas yang dapat digunakan sebagai energi pengganti untuk
keperluan rumah tangga, mengurangi biaya pengeluaran peternak untuk
kebutuhan energi bagi kegiatan rumah tangga yang berarti dapat
meningkatkan kesejahteraan peternak, melaksanakan pengkajian terhadap
kemungkinan dimanfaatkannya biogas untuk menjadi energi listrik untuk
diterapkan di lokasi yang masih belum memiliki akses listrik.
melaksanakan pengkajian terhadap kemungkinan dimanfaatkannya kegiatan
ini sebagai usulan untuk mekanisme pembangunan bersih.
Terdapat sepuluh faktor yang dapat mempengaruhi pemanfaatan kotoran ternak sapi menjadi biogas yaitu:
1. Ketersediaan ternak
Jenis
jumlah dan sebaran ternak di suatu daerah dapat menjadi potensi bagi
pengembangan biogas. Hal ini karena biogas dijalankan dengan
memanfaatkan kotoran ternak. Kotoran ternak yang dapat diproses menjadi
biogas berasal dari ternak ruminansia dan non ruminansia seperti sapi
potong, sapi perah serta unggas. Jenis
ternak mempengaruhi jumlah kotoran yang dihasilkannya. Untuk
menjalankan biogas skala individual atau rumah tangga diperlukan kotoran
ternak dari 3 ekor sapi, atau 7 ekor babi, atau 400 ekor ayam.
2. Kepemilikan Ternak
Jumlah
ternak yang dimiliki oleh peternak menjadi dasar pemilihan jenis dan
kapasitas biogas yang dapat digunakan. Saat ini biogas kapasitas rumah
tangga terkecil dapat dijalankan dengan kotoran ternak yang berasal dari
3 ekor sapi atau 7 ekor babi atau 400 ekor ayam. Bila ternak yang
dimiliki lebih dari jumlah tersebut, maka dapat dipilihkan biogas dengan
kapasitas yang lebih besar (berbahan fiber atau semen) atau beberapa
biogas skala rumah tangga.
3. Pola Pemeliharaan Ternak
Ketersediaan
kotoran ternak perlu dijaga agar biogas dapat berfungsi maksimal.
Kotoran ternak lebih mudah didapatkan bila ternak dipelihara dengan cara
dikandangkan dibandingkan dengan cara digembalakan.
4. Ketersediaan Lahan
Untuk
membangun biogas diperlukan lahan disekitar kandang yang luasannya
bergantung pada jenis dan kapasitas biogas. Lahan yang dibutuhkan untuk
membangun biogas skala terkecil (skala rumah tangga) adalah 14 m2 (7m x
2m). Sedangkan skala komunal terkecil membutuhkan lahan sebesar 40m2 (8m
x 5m).
5. Tenaga Kerja
Untuk
mengoperasikan biogas diperlukan tenaga kerja yang berasal dari
peternak/pengelola itu sendiri. Hal ini penting mengingat biogas dapat
berfungsi optimal bila pengisian kotoran ke dalam reaktor dilakukan
dengan baik serta dilakukan perawatan peralatannya. Banyak kasus
mengenai tidak beroperasinya atau tidak optimalnya biogas disebabkan
karena: pertama, tidak adanya tenaga kerja yang menangani unit tersebut;
kedua, peternak/pengelola tidak memiliki waktu untuk melakukan
pengisian kotoran karena memiliki pekerjaan lain selain memelihara
ternak.
6. Manajemen Limbah/Kotoran
Manajemen
limbah/kotoran terkait dengan penentuan komposisi padat cair kotoran
ternak yang sesuai untuk menghasilkan biogas, jumlah pemasukan kotoran,
dan pengangkutan atau pengaliran kotoran ternak ke dalam raktor. Bahan
baku reaktor biogas adalah kotoran ternak yang komposisi padat cairnya
sesuai yaitu 1 berbanding 2. Pada peternakan sapi perah komposisi padat
cair kotoran ternak biasanya telah sesuai, namun pada peternakan sapi
potong perlu penambahan air agar komposisinya menjadi sesuai. Jumlah
pemasukan kotoran dilakukan secara berkala setiap hari atau setiap 2
hari sekali tergantung dari jumlah kotoran yang tersedia dan sarana
penunjang yang dimiliki. Pemasukan kotoran ini dapat dilakukan secara
manual dengan cara diangkut atau melalui saluran.
7. Kebutuhan Energi
Pengelolaan
kotoran ternak melalui proses reaktor an-aerobik akan menghasilkan gas
yang dapat digunakan sebagai energi. Dengan demikian, kebutuhan peternak
akan energi dari sumber biogas harus menjadi salah satu faktor yang
utama. Hal ini mengingat, bila energi lain berupa listrik, minyak tanah
atau kayu bakar mudah, murah dan tersedia dengan cukup di lingkungan
peternak, maka energi yang bersumber dari biogas tidak menarik untuk
dimanfaatkan. Bila energi dari sumber lain tersedia, peternak dapat
diarahkan untuk mengolah kotoran ternaknya menjadi kompos atau kompos
cacing (kascing).
8. Jarak (kandang-reaktor biogas-rumah)
Energi
yang dihasilkan dari biogas dapat dimanfaatkan untuk memasak,
menyalakan petromak, menjalankan generator listrik, mesin penghangat
telur/ungas dll. Selain itu air panas yang dihasilkan dapat digunakan
untuk proses sanitasi sapi perah. Pemanfaatan energi ini dapat maksimal
bila jarak antara kandang ternak, reaktor biogas dan rumah peternak
tidak telampau jauh dan masih memungkinkan dijangkau instalasi
penyaluran biogas. Karena secara umum pemanfaatan energi biogas
dilakukan di rumah peternak baik untuk memasak dan keperluan lainnya.
9. Pengelolaan Hasil Samping Biogas
Pengelolaan
hasil samping biogas ditujukan untuk memanfaatkannya menjadi pupuk cair
atau pupuk padat (kompos). Pengeolahannya tergolong sederhana yaitu
untuk pupuk cair dilakukan fermentasi dengan penambahan bioaktivator
agar unsur haranya dapat lebih baik, sedangkan untuk membuat pupuk
kompos hasil samping biogas perlu dikurangi kandungan airnya dengan cara
diendapkan, disaring atau dijemur. Pupuk yang dihasilkan tersebut dapat
digunakan sendiri atau dijual kepada kelompok tani setempat dan menjadi
sumber tambahan pandapatan bagi peternak.
10. Sarana Pendukung
Sarana pendukung dalam pemanfaatan biogas terdiri dari saluran air dan
peralatan kerja. Sarana ini dapat mempermudah pengelolaan dan perawatan
instalasi biogas. Saluran air dapat digunakan untuk mengalirkan kotoran
ternak dari kandang ke reaktor biogas sehingga kotoran tidak perlu
diangkut secara manual. Air digunakan untuk membersihkan kandang ternak
dan juga digunakan untuk membuat komposisi padat cair kotoran ternak
yang sesuai. Sedangkan peralatan kerja digunakan untuk
mempermudah/meringankan pekerjaan /perawatan instalasi biogas.
(Kesimpulan) Indonesia
sangat baik dalam pengembangan biogas, pada umumnya peternak sapi di
Indonesia mempunyai rata- rata 2 – 5 ekor sapi dengan lokasi yang
tersebar tidak berkelompok. Sehingga penanganan limbahnya baik itu
limbah padat, cair maupun gas seperti kotoran maupun sisa pakan dibuang
ke lingkungan sehingga menyebabkan pencemaran. Pengolahan limbah secara
sederhana hanya dengan pemanfaatannya sebagai pupuk alami. Diketahui
sapi dengan bobot 450 kg menghasilkan limbah berupa kotoran lebih
kurang 25 kg per hari. Dan apabila tidak dilakukan penanganan secara
baik maka akan menimbulkan masalah pencemaran lingkungan udara, tanah
dan air serta penyebaran penyakit menular. Sehingga sangat diperlukan
usaha untuk mengurangi dampak buruk dari kegiatan peternakan sapi salah
satunya dengan melakukan penanganan yang baik terhadap limbah yang
dihasilkan melalui biogas. Hasil biogas dari rata 3 – 5 ekor sapi
tersebut setara dengan 1-2 liter minyak tanah/hari. Dengan demikian
keluarga peternak yang sebelumnya menggunakan minyak tanah untuk memasak
bisa menghemat penggunaan minyak tanah 1-2 liter/hari. Pemanfaatan
biogas di Indonesia sebagai energi pengganti sangat memungkinkan untuk
diterapkan di masyarakat, apalagi sekarang ini harga bahan bakar minyak
yang makin mahal dan kadang-kadang langka keberadaannya. Besarnya
limbah biomassa padat di seluruh Indonesia seperti kayu dari kegiatan
industri pengolahan hutan, pertanian dan perkebunan; limbah kotoran
hewan, misalnya kotoran sapi, kerbau, kuda, dan babi juga dijumpai di
seluruh provinsi Indonesia dengan kualitas yang berbeda-beda. Teknologi
biogas adalah suatu teknologi yang dapat digunakan dimana saja selama
tersedia limbah yang akan diolah dan cukup air. Di negara maju
perkembangan teknologi biogas sejalan dengan perkembangan teknologi
lainnya. Untuk kondisi di Indonesia, teknologi biogas dapat dibangun
dengan kepemilikan kelompok dan dipelihara secara bersama.
Disamping
itu, usaha lain yang dapat bergerak dengan kegiatan ini adalah
peternakan cacing untuk pakan ikan dan unggas, industri tahu atau tempe
dapat menghasilkan ampas tahu yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan sapi
dan limbah cairnya sebagai bahan input produksi biogas. Industri
kecil pendukung juga dapat berkembang, seperti industri bata merah,
industri kompor gas, industri lampu penerangan, pemanas air dan
sebagainya. Sehingga pengembangan teknologi biogas secara langsung
maupun tidak langsung diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dipedesaan.
Langganan:
Postingan (Atom)